Jumat, 30 September 2011

Tips Membangun Usaha Warnet
Sebelum memutuskan untuk berwirausaha warnet, ada perlunya mempertimbangkan beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan utama dalam membangun bisnis warnet.

1. Pemilihan lokasi
Target lokasi strategis dan ramai tentunya sangat dibutuhkan untuk penempatan lokasi usaha warnet agar berpeluang besar mendapatkan pengguna internet, seperti dekat lokasi sekolah/kampus atau dekat dengan pusat keramaian. beberapa pihak menyebutkan bahwa berlokasi dekat dengan kegiatan sekolah/mahasiswa sangat menguntungkan bagi pengusaha warnet. selain itu pengguna internet juga datang dari kalangan pekerja. oleh sebab itu penempatan lokasi usaha ini sangat penting karena bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan usaha warnet.

2. Jumlah Komputer
Ketersediaan jumlah komputer merupakan faktor penting selanjutnya, karena apabila tingkat pengguna internet tinggi, jumlah komputer yang memadai akan menghindarkan pengunjung dari menunggu terlalu lama atau meninggalkan warnet. Akan tetapi konsekuensi jumlah komputer yang memadai ini akan diikuti oleh investasi yang lebih besar untuk ongkos koneksi Internet.

3. Komputer (Hardware & Software)
Untuk spek komputer khusus warnet, carilah spek komputer yang standar tetapi memadai untuk dipakai sesuai kebutuhan browsing maupun game online, namun tentunya tidak mahal. Carilah spesifikasi dan kebutuhan yang tepat, karena pengguna warnet ini ada yang datang hanya untuk sekedar browsing atau bermain game online.

4. Network / Jaringan
Jaringan yang digunakan menggunakan topogfari jaringan type STAR. Untuk jenis networknya menggunakan jenis LAN (Local Area Network). Beberapa perlatan standar yang dibutuhkan  antara lain : HUB atau SWITCH HUB, 1 PC untuk dijadikan router, dan cable network (sebaiknya membeli 1 rol untuk persiapan/penggantian kabel nantinya) , ethernet card atau sering disebut LAN card dan juga connector.

5. Biaya listrik
Biaya listrik per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik. Untuk 10 unit komputer, disarankan adalah minimal 2200 watt.

6. Biaya koneksi per bulan
Pilihan koneksi sangat beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dll. Lebih baik untuk menentukan dulu kebutuhan bandwidth anda baru berbicara biaya koneksi. Untuk mengetahui berapa biaya koneksi per bulan dapat dilihat dari situs-situs ISP (Internet Service Provider) di Indonesia.

Membangun Warnet yang Kompetitif

Yang menentukan adalah kemampuan manajemen warnet tersebut apakah bisa bertahan menghadapi persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet bukan cuma warnet disekitarnya, ISP (Internet Service Provider) juga merupakan saingan warnet, sebab ada produk-produk layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet. Harga PC yang murah juga termasuk persaingan.

Kombinasi antara harga PC murah dan Produk ISP (Internet Service Provider) yang murah atau akses Wifi gratis adalah ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, warnet harus bisa menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.

Kesuksesan usaha warnet bisa dilihat dari tingkat okupansinya, yang umum terjadi adalah sekitar 7 – 9 jam. Apabila di bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi, sedangkan apabila di atas 9 jam warnet tersebut terhitung ramai (sekali). Semakin dikenalnya teknologi internet oleh masyarakat umum, membuka peluang bagi usaha warnet untuk terus berkembang.